John Wick Chapter 3 : Perang Terbuka Melawan Seluruh Dunia!

2 Min Read

John Wick Chapter 3 langsung tancap gas hanya beberapa menit setelah akhir film kedua. Keanu Reeves kembali memerankan sang Baba Yaga yang kini berstatus excommunicado. Seluruh pembunuh bayaran di dunia memburu nyawanya demi mendapatkan nilai buruan sebesar $14 juta.

Sinopsis dan Alur Cerita John Wick Chapter 3

Alur cerita film ini mengikuti upaya putus asa John untuk bertahan hidup dan melarikan diri dari kota New York. Ia harus meminta bantuan dari sekutu lamanya, termasuk Sofia (Halle Berry) yang mengelola Continental cabang Casablanca. Oleh karena itu, perjalanan ini membuka tabir lebih dalam mengenai organisasi rahasia High Table yang menguasai dunia bawah tanah.

Namun, tokoh baru bernama The Adjudicator (Asia Kate Dillon) datang untuk menghukum siapa saja yang pernah membantu John. Hal ini memaksa Winston dan Bowery King menghadapi konsekuensi mematikan atas kesetiaan mereka pada masa lalu.

Kenapa John Wick Chapter 3 Sangat Epik?

Sutradara Chad Stahelski benar-benar menaikkan standar film aksi Hollywood melalui karya ini. Berikut adalah beberapa alasan mengapa sekuel ketiga ini wajib lo tonton:

  • Koreografi Hewan dan Kendaraan: Penonton menyaksikan John bertarung sambil menunggang kuda di jalanan kota, serta aksi tembak-menembak brutal di atas sepeda motor. Sofia juga mengerahkan anjing-anjing tempurnya yang sangat mematikan.

  • Pertarungan Jarak Dekat: Sutradara memasukkan banyak elemen seni bela diri campuran, termasuk aksi memukau dari aktor laga Indonesia, Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman.

  • Visual yang Memukau: Penggunaan ruangan kaca dan tata cahaya neon membuat setiap adegan perkelahian terlihat seperti tarian berdarah yang sangat artistik.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, sekuel ini adalah perayaan murni bagi genre aksi tanpa basa-basi. Film ini menyajikan koreografi tanpa henti yang memacu adrenalin dari awal hingga menit terakhir. Jika lo ingin melihat bagaimana satu orang pria melawan seluruh dunia, lo harus segera menonton karya epik ini.

“Si vis pacem, para bellum. Jika kau menginginkan perdamaian, bersiaplah untuk perang.” – Winston.

Share This Article